Lupakan Mediterania — negeri salju dan salmon menyajikan cara makan segar yang memberikan dorongan sehat bagi jantung Anda.
Semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa diet Nordik dapat membantu mengecilkan pinggang Anda, mengendalikan kadar kolesterol, dan menjaga tekanan darah Anda tetap terkendali.
Itu bisa menjadi pengubah permainan dalam perang melawan penyakit kardiovaskular, yang membunuh seorang warga Amerika setiap 34 detik .
Cara makan orang Eropa utara ini sangat mengandalkan makanan utuh yang mempertahankan nutrisi alaminya, sangat kontras dengan pasokan makanan AS, di mana hingga 70% di antaranya merupakan makanan ultraproses .
“[Bangsa Viking] terbatas pada makanan yang tersedia bagi mereka saat itu,” ujar Lauren Harris-Pincus, seorang ahli diet terdaftar, kepada Fox News . “Pola makan mereka berfokus pada makanan yang bersih dan berkelanjutan, itulah sebabnya kami membahas manfaat kesehatannya hari ini.”
Seperti diet Mediterania — yang sudah lama dipuji karena manfaatnya bagi kesehatan jantung — gaya Nordik lebih banyak mengonsumsi tumbuhan, tinggi serat, dan kaya akan makanan laut.
Namun, sementara orang Yunani mengandalkan minyak zaitun, pendekatan utara mengandalkan minyak rapeseed (atau canola), lemak tak jenuh tunggal lain yang baik untuk jantung, menurut Harvard Health .
Minyak rapeseed juga merupakan sumber asam alfa-linolenat, asam lemak omega-3 nabati yang serupa dengan yang ditemukan pada ikan berlemak seperti salmon, makerel, sarden, dan herring — semua makanan pokok masakan Nordik. Penganutnya biasanya mengonsumsi dua hingga tiga porsi ikan ini setiap minggu.
Omega -3 yang diberikan oleh minyak dan ikan telah terbukti mengurangi risiko masalah irama jantung, memperlambat penumpukan plak di arteri, dan menurunkan kadar lemak dalam darah, faktor utama dalam melindungi kesehatan kardiovaskular.
Diet Nordik juga menekankan produk susu rendah lemak, seperti yogurt, dan memasukkan telur dan unggas secukupnya. Di sisi lain, daging merah dan olahan jarang disajikan.
Biji-bijian utuh seperti oat, barley, dan rye merupakan landasan lain dalam pola makan ini. Karbohidrat “kompleks” yang kaya serat ini dicerna secara perlahan, membantu menahan keinginan makan dan menjaga gula darah tetap stabil — tidak seperti biji-bijian olahan dalam makanan pokok olahan seperti roti putih.
Sayuran musim dingin seperti lobak, wortel, parsnip, kubis, dan kembang kol juga banyak digemari. Sayuran-sayuran ini kaya akan serat dan nutrisi yang terbukti membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah.
Buah beri seperti blueberry , stroberi, cranberry, dan lingonberry juga berperan penting. Kaya akan antioksidan yang disebut antosianin, buah-buahan ini membantu menjaga kelenturan arteri dan juga dapat menurunkan tekanan darah.
Tidak seperti banyak kebiasaan makan orang Amerika, diet Nordik juga mengurangi konsumsi alkohol dan menghindari makanan dengan kadar gula dan natrium tinggi.
Dengan menghindari makanan olahan, lemak jenuh, dan daging berkolesterol tinggi serta memperbanyak makanan utuh kaya serat, penelitian menunjukkan bahwa diet Nordik dapat menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan — sebuah kemenangan besar bagi kesehatan jantung.
