Efek anti-inflamasi kafein dapat membantu melindungi pembuluh darah

kafein

Sebuah makalah baru dalam Rheumatology , yang diterbitkan oleh Oxford University Press, menemukan bahwa mengonsumsi lebih banyak kafein dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Penyakit vaskular, kerusakan pembuluh darah, dan konsekuensinya, serangan jantung dan stroke, merupakan salah satu penyebab utama kematian pada populasi umum. Pada pasien dengan penyakit rematik inflamasi, seperti lupus dan artritis reumatoid, risiko ini bahkan jauh lebih tinggi. Hal ini disebabkan oleh penyakit itu sendiri dan beberapa pengobatan untuk penyakit tersebut, khususnya derivatif kortison.

Hingga saat ini, anjuran dokter untuk mengurangi risiko vaskular ini pada dasarnya adalah menghindari faktor risiko. Ini termasuk menghentikan peradangan , mengurangi obat kortison, serta anjuran konvensional seperti tidak merokok, mengurangi kolesterol, dan mengendalikan tekanan darah tinggi.

Namun, para peneliti dari Universitas Sapienza di Roma, Italia, yang terlibat dalam penelitian ini percaya bahwa pasien dapat meningkatkan kesehatan pembuluh darah dengan melakukan sesuatu yang benar-benar menyenangkan. Hasil laboratorium para peneliti ini menunjukkan bahwa kafein, yang terdapat dalam kopi, teh, dan kakao, secara aktif membantu sel-sel progenitor endotel, kelompok sel yang membantu meregenerasi lapisan pembuluh darah dan terlibat dalam pertumbuhan pembuluh darah.

Sudah diketahui umum bahwa pola makan yang kaya akan vitamin D (terdapat pada ikan berminyak dan telur) dan A (terdapat pada banyak buah) serta asam lemak tak jenuh ganda, dan rendah sodium, tampaknya berperan dalam mengurangi beban peradangan. Para ilmuwan juga bertanya-tanya tentang kafein. Selain efek stimulan yang sudah diketahui pada tubuh, kafein juga memberikan efek anti peradangan karena mengikat reseptor yang diekspresikan pada permukaan sel imun. Efek konsumsi kafein pada kesehatan kardiovaskular telah diteliti secara luas, dengan hasil yang saling bertentangan.

Para peneliti di sini menyelidiki 31 pasien lupus tanpa faktor risiko kardiovaskular tradisional menggunakan kuesioner makanan selama tujuh hari. Setelah seminggu, para peneliti mengambil darah pasien untuk mengukur kesehatan pembuluh darah. Mereka menemukan bahwa pasien yang mengkonsumsi kafein memiliki kesehatan pembuluh darah yang lebih baik, sebagaimana diukur melalui sel endotel, yang membentuk lapisan dalam pembuluh darah yang penting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *