Apa itu Ensefalitis Jepang?
Ensefalitis Jepang (JE) adalah penyakit yang berpotensi parah yang disebabkan oleh virus yang disebarkan oleh nyamuk yang terinfeksi di Asia dan Pasifik Barat. Virus JE adalah penyebab utama ensefalitis (pembengkakan otak) yang dapat dicegah dengan vaksin di Asia. Bagi sebagian besar wisatawan ke Asia, risiko terkena JE sangat rendah. Risiko lebih tinggi bagi orang yang tinggal di daerah yang penyakitnya umum, atau bagi orang yang bepergian ke sana untuk jangka waktu lama.
Cara terbaik untuk mencegah JE adalah dengan melindungi diri dari gigitan nyamuk dan mendapatkan vaksinasi sebelum bepergian ke daerah endemis jika direkomendasikan oleh tenaga kesehatan profesional.
Beban
JE terutama terjadi di daerah pedesaan di Asia. Meskipun sebagian besar kasus JE bersifat ringan, penyakit ini dapat menjadi serius:
- Sekitar 1 dari 4 kasus berakibat fatal
- Hingga setengah dari mereka yang bertahan hidup mengalami kecacatan permanen, termasuk gejala neurologis, kognitif, atau psikiater.
Gejala
Kebanyakan orang yang terinfeksi JE tidak menunjukkan gejala atau hanya menunjukkan gejala ringan. Biasanya diperlukan waktu 5 hingga 15 hari setelah gigitan nyamuk yang terinfeksi untuk menunjukkan gejala yang sering kali meliputi:
- Demam
- Panas dingin
- Sakit kepala
- Mual dan muntah
- Kelelahan
Gejala awal mungkin diikuti oleh:
- Perubahan status mental
- Gejala neurologis
- Kelemahan
- Gangguan pergerakan
- Persentase kecil orang yang terinfeksi mengalami ensefalitis (radang otak). Kejang sering terjadi, terutama di kalangan anak-anak.
Pencegahan
JE dapat dicegah dengan menghindari gigitan nyamuk:
- Gunakan obat nyamuk
- Kenakan kemeja lengan panjang dan celana panjang
- Gunakan kasa pada jendela dan pintu
- Tidurlah dengan kelambu saat berada di luar atau di ruangan yang tidak memiliki kasa
Vaksin JE tersedia di AS untuk orang berusia 2 bulan ke atas. Bagi sebagian besar pelancong, risiko JE sangat rendah. Namun, beberapa pelancong mungkin berisiko lebih tinggi terkena infeksi.
Vaksin JE direkomendasikan bagi orang yang pindah ke negara tempat JE umum (endemik), pelancong jangka panjang (1 bulan atau lebih), dan pelancong yang sering bepergian ke daerah endemik JE. Vaksin JE juga harus dipertimbangkan bagi pelancong jangka pendek yang berisiko tinggi terkena JE berdasarkan durasi perjalanan yang direncanakan, musim, lokasi, aktivitas, dan akomodasi.
Jika Anda bepergian ke daerah di mana JE umum terjadi, bicarakan dengan profesional perawatan kesehatan tentang apakah vaksinasi JE direkomendasikan untuk Anda.
Vaksin JE diberikan dalam 2 dosis. Dosis terakhir harus diberikan setidaknya 1 minggu sebelum perjalanan. Dosis penguat (dosis ketiga) mungkin diperlukan bagi mereka yang telah menerima 2 dosis vaksin utama setidaknya 1 tahun sebelumnya dan masih berisiko terinfeksi virus JE atau terpapar lagi.
