Gastroschisis, cacat dinding perut bawaan, telah berubah dari kondisi yang fatal menjadi kondisi dengan tingkat kelangsungan hidup 95% melalui kemajuan bedah selama enam dekade terakhir. Tujuan utama penanganan gastroschisis adalah untuk mengurangi risiko janin dan pascanatal, termasuk kerusakan akibat herniasi lengkung usus dan memastikan dekompresi saluran gastrointestinal yang efektif selama pemulihan. Tinjauan ini berfokus pada aspek pencegahan dan korektif penanganan gastroschisis, yang menyoroti inovasi dalam bedah neonatal yang meningkatkan kualitas hidup dan hasil kesehatan jangka panjang.

Definisi dan Klasifikasi

Secara tradisional, gastroskisis didefinisikan sebagai cacat dinding perut paraumbilikal tanpa kantung penutup untuk organ yang terekspos. Tinjauan ini mengusulkan definisi yang diperluas, dengan menekankan kelainan sekreto-motilitas bawaan yang mempengaruhi kolorektal dan usus belakang, yang dapat memperburuk cacat dinding perut. Klasifikasi kondisi tersebut mencakup bentuk sederhana dan kompleks dan menyoroti jenis langka seperti “gastroskisis varian,” yang mencakup presentasi atipikal. Diferensiasi dari omfalokel ditekankan, karena gastroskisis biasanya muncul dengan komplikasi gastrointestinal daripada anomali genetik yang sering dikaitkan dengan omfalokel.

Patogenesis embrio

Meskipun faktor lingkungan terutama mempengaruhi gastroskisis, patogenesis pastinya masih belum jelas. Teori yang diajukan menunjukkan kombinasi cacat dinding perut dan peningkatan tekanan intra abdomen menyebabkan herniasi. Tinjauan ini memberikan wawasan tentang kejadian intrauterin dan anomali usus belakang yang dapat mempengaruhi perkembangan, menawarkan bukti dari model eksperimental dan pemantauan prenatal untuk memajukan pemahaman tentang asal-usul kondisi tersebut.

Epidemiologi

Faktor risiko gastroskisis meliputi usia ibu di bawah 20 tahun, penggunaan zat, stres, dan kekurangan zat gizi mikro, dengan prevalensi tertinggi ditemukan pada latar belakang sosial ekonomi rendah. Ketimpangan regional dalam akses layanan kesehatan berkontribusi pada tingkat gastroskisis yang lebih tinggi dan hasil yang lebih buruk. Strategi pencegahan meliputi peningkatan gizi ibu, peningkatan kesadaran akan faktor risiko, dan peningkatan akses layanan kesehatan, terutama bagi populasi berisiko.

Manajemen antenatal dan perinatal

Diagnosis dini melalui USG memungkinkan pemantauan prenatal yang terperinci dan pilihan untuk melahirkan di pusat-pusat khusus. Waktu yang optimal untuk melahirkan adalah sekitar 37–38 minggu, idealnya melalui persalinan pervaginam untuk menghindari komplikasi yang terkait dengan operasi caesar. Setelah lahir, penanganan yang cermat terhadap usus yang terbuka dan pengaturan suhu sangat penting untuk mencegah cedera lebih lanjut. Penggunaan silo silastik yang telah dibentuk sebelumnya dan pendekatan multidisiplin untuk manajemen perinatal telah meningkatkan hasil neonatal secara signifikan.

Manajemen bedah dan pasca operasi

Tujuan utama dalam operasi gastroschisis adalah untuk mengurangi dan menutup defek tanpa risiko iskemia usus akibat tekanan intra-abdomen yang tinggi. Tinjauan ini menjelaskan teknik reduksi di tempat tidur dan penutupan tanpa jahitan, yang khususnya efektif untuk gastroschisis sederhana. Untuk kasus yang kompleks, reduksi bertahap menggunakan silo silastik lebih disukai. Perawatan pasca operasi difokuskan pada pencegahan infeksi, meminimalkan paparan antibiotik, dan mendukung fungsi gastrointestinal, sering kali melalui pemberian makanan enteral sesegera mungkin untuk mengurangi ketergantungan pada nutrisi parenteral total (TPN).

Hasil dan prognosis

Angka kesintasan tinggi, dengan komplikasi yang terutama timbul pada kasus yang kompleks. Komplikasi jangka panjang dapat mencakup disfungsi gastrointestinal, ketergantungan TPN, dan keterlambatan pertumbuhan. Tinjauan tersebut menganjurkan pemberian ASI dini untuk mengurangi risiko komplikasi seperti enterokolitis nekrotikans dan menyarankan intervensi yang ditargetkan untuk kasus dengan reseksi usus parah atau sindrom usus pendek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *