Para peneliti menemukan peran penting makrofag penghuni hati dalam melindungi diri dari bakteri usus dan zat terkait yang masuk melalui vena porta, khususnya dalam kondisi penghalang usus yang terganggu. Diidentifikasi sebagai ‘makrofag sentinel’, makrofag ini diaktifkan oleh asam isoallo-lithocholic. Temuan ini memberikan harapan untuk mengembangkan strategi pencegahan dan terapi untuk penyakit radang kronis hati, seperti steatohepatitis terkait disfungsi metabolik (MASH), dengan meningkatkan fungsi makrofag ini untuk mengurangi peradangan dan meningkatkan kemanjuran pengobatan.
Hati dan usus terhubung langsung melalui vena porta, pembuluh darah yang mengangkut nutrisi yang diserap di usus langsung ke hati.
Usus menampung banyak bakteri usus, dan terkadang bakteri ini dan zat terkaitnya dapat memasuki hati melalui vena porta.
Hal ini terutama menjadi masalah ketika penghalang usus terganggu, seperti yang terlihat pada kondisi seperti kolitis ulseratif atau sindrom usus bocor, yang memungkinkan banyak bakteri usus dan zat terkait mencapai hati.
Dalam keadaan normal, sistem imun hati mampu mempertahankan diri terhadap serangan bakteri usus dan zat-zat terkait serta mencegah peradangan, tetapi mekanisme pasti di balik ini tidak jelas.
Dengan menggunakan teknologi inovatif seperti pencitraan hati secara in vivo dan analisis ekspresi gen sel tunggal sambil mempertahankan informasi lokasi jaringan, kelompok penelitian yang dipimpin oleh Yu Miyamoto dan Masaru Ishii di Sekolah Pascasarjana Kedokteran Universitas Osaka telah mengungkapkan bahwa makrofag tertentu yang berada di dekat pintu masuk hati melindunginya terhadap bakteri usus dan zat terkait.
Temuan mereka diilustrasikan dalam Gambar 1. Dr. Miyamoto, penulis utama studi tersebut, menjelaskan, “Teknologi kami menunjukkan bahwa ‘makrofag sentinel’ ini memainkan peran penting dalam melindungi hati dari peradangan yang disebabkan oleh bakteri usus dan zat terkait.” Selain itu, studi tersebut menemukan bahwa asam isoallo-lithocholic (isoallo-LCA), asam empedu sekunder yang diproduksi oleh beberapa bakteri usus, memicu aktivasi makrofag sentinel ini.
Dengan meningkatnya kondisi seperti usus bocor akibat gaya hidup modern (stres, pola makan berlemak tinggi, dan kurang olahraga), muncul kekhawatiran tentang peradangan yang memengaruhi berbagai organ, termasuk hati. Steatohepatitis terkait disfungsi metabolik (MASH), yang sering disertai dengan usus bocor, telah menjadi perhatian khusus karena insidennya yang terus meningkat dan pengobatan yang menantang. Penelitian ini menjelaskan bagaimana makrofag penjaga hati bertahan melawan penyerbu komensal usus, menawarkan harapan bahwa peningkatan fungsi mereka dapat mengarah pada pengembangan strategi pencegahan dan terapi baru untuk penyakit radang kronis hati, termasuk MASH.
