Penyakit kudis bukan hanya penyakit pelaut pada abad ke-18, menurut penelitian

Penyakit kudis, atau kekurangan vitamin C, bukan hanya penyakit pelaut abad ke-18, seperti yang ditunjukkan oleh studi kasus seorang wanita berusia 65 tahun dengan masalah mobilitas dan isolasi sosial. Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di CMAJ ( Canadian Medical Association Journal ) https://www.cmaj.ca/lookup/doi/10.1503/cmaj.240769 , dokter menjelaskan bagaimana penyakit kudis harus dipertimbangkan pada pasien dengan perdarahan abnormal dan gejala yang tidak spesifik.

Pasien tersebut mendatangi bagian gawat darurat di sebuah rumah sakit di pusat kota Toronto karena nyeri dan kelemahan kaki, lesi kulit, dan perubahan warna kulit. Ia juga memiliki beberapa kondisi kesehatan kronis. Kemampuannya untuk berbelanja kebutuhan pokok, memasak, dan melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari lainnya terbatas karena masalah mobilitas, dan ia hanya mendapat sedikit dukungan dari luar. Ia hidup sebagian besar dengan sup kalengan dan ikan, tanpa produk segar.

Kekurangan vitamin C lebih umum daripada yang diharapkan pada abad ke-21, dengan prevalensi 5,9% di Amerika Serikat dan tingkatnya mungkin setinggi 25% pada beberapa kelompok dengan status sosial ekonomi rendah di Inggris Raya.

Karena gejalanya sering kali tidak spesifik, seperti kelelahan, kelemahan, dan sesak napas, diagnosisnya bisa jadi sulit.

Pasien juga merokok, yang menyebabkan kekurangan vitamin C. Setelah memulai pengobatan vitamin C, gejalanya membaik, dan tes darah untuk kekurangan vitamin C akhirnya mengonfirmasi diagnosis tersebut.

Dokter harus waspada terhadap kekurangan vitamin C saat menilai pasien, termasuk anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua yang terisolasi, dengan pola makan yang terbatas (misalnya, gangguan spektrum autisme atau diet teh dan roti panggang), yang merokok, yang memiliki gangguan penggunaan zat, atau yang memiliki sindrom malabsorpsi. Penulis mendesak kewaspadaan dalam menilai kerawanan pangan, yang merupakan faktor risiko dan memengaruhi sekitar 1 dari 5 rumah tangga di Kanada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *